Pemanfaatan AI menjadi kunci dalam membangun ketahanan nasional, baik dalam pertahanan maupun keberlanjutan. Dengan adopsi AI yang diproyeksikan berkontribusi hingga $15,7 triliun ke ekonomi global pada 2030 dan diperkirakan akan memberikan kontribusi sekitar 12 persen terhadap pertumbuhan PDB nasional, Indonesia harus siap bersaing untuk mempertahankan kedaulatan teknologi, keamanan siber, dan kesejahteraan rakyat.
Sejalan dengan Asta Cita: Delapan Misi Menuju Indonesia Emas 2045 yang ditetapkan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, GARUDA hadir sebagai program peningkatan literasi dan implementasi AI bagi 100.000 aparatur negara untuk memperkuat kebijakan publik, meningkatkan efisiensi layanan, dan melindungi data masyarakat dari ancaman digital.
Bersama Microsoft, Komdigi, dan Yayasan BUMN, program ini membuka peluang bagi aparatur negara untuk memahami, menguasai, dan menerapkan AI dalam sektor publik.
1
2
3
4
Program GARUDA terbuka untuk seluruh aparatur negara, CASN, taruna/taruni sekolah kedinasan, TNI/Polri, serta instansi lainnya yang berperan langsung dalam perumusan kebijakan publik dan penyelenggaraan pelayanan publik.